Supplierdimsumindonesia.com – Ingin punya usaha dimsum yang sukses? Kamu harus pertimbangkan tips strategi branding bisnis dimsum dari kami di artikel ini.
Branding adalah bagian dari komunikasi pemasaran dari sebuah perusahaan. Branding bisa dilakukan secara non-verbal maupun verbal dengan berbagai cara. Dari banyaknya cara dan strategi branding, tidak semuanya bisa langsung diaplikasikan pada jenis usaha dimsum lho. Kamu harus benar-benar menyesuaikan strategi branding yang tepat agar relevan dan tersampaikan dengan natural kepada pelanggan
Untuk itu, tips strategi branding bisnis dimsum dari kami ini bisa membantu kamu untuk lebih dekat dengan pelanggan. Ini jelas akan berdampak langsung pada persepsi positif dan peningkatan loyalitas pelanggan. So, let’s check it out!
Tips Strategi Branding Bisnis Dimsum Agar Cepat Dikenal
1. Tentukan Identitas Brand, Yaitu Identitas Unik Usaha Dimsum Kamu
Sumber: ravencreative.com
Semua usaha pemasaran dan branding yang sukses adalah dimulai dari identitas yang unik dan kuat. Identitas disini adalah menjadi sebuah persona unik dari usaha dimsum kamu. Kami sangat tidak menyarankan usaha dimsum tanpa identitas yang jelas atau menggunakan identitas yang sensitif, berkesan negatif, dan tidak pantas.
Mencari identitas disini bisa dimulai dari hal-hal yang ada disekitar kamu tinggal. Misalkan:
- Membawa identitas suku budaya di tempat kamu tinggal
- Membawa identitas wisata kota atau daerah tempat kamu tinggal
- Identitas yang berkaitan dengan pilihan produk seperti vegetarian, seafood only, ayam only, dimsum autentik, dimsum eksperimen, dll
- Identitas berkaitan dengan desain restoran atau kedai
Identitas yang unik dan kuat ini jelas akan membedakan kamu diantara banyaknya penjual dimsum lain yang menjadi kompetitor kamu. Pelanggan akan bisa membedakan usaha kamu dari yang lain dan keunikan yang dibawa akan senantiasa melekat di interpretasi pelanggan terhadap usaha dimsum kamu.
2. Menentukan Nama Usaha Berdasarkan Identitas Yang Dipakai
Nama usaha adalah yang krusial. Dari nama usaha ini, kamu akan dikenal dibenak pelanggan. Saran pertama dari kami adalah untuk memakai nama yang sangat sesuai dan relevan dengan identitas yang dibawa. Kamu bisa melakukan brainstorming dan riset terkait beberapa hal yaitu:
- Coba untuk pikirkan 1-3 kata yang menjadi inti identitas brand kamu. Kamu juga bisa berpikir untuk menyimpulkan identitas brand kamu menjadi 1-3 kata itu.
- Kamu bisa mencari sinonim atau terjemahan bahasa lain dari 1-3 kata itu.
- Kami sarankan untuk membuat versi lain nama usaha yang SEO Friendly. Ini akan sangat berguna apabila kamu berencana melakukan promosi melalui platform digital seperti website atau media sosial. Nama usaha SEO Friendly ini juga bisa menjadi dasar SEO di website atau dasar tagar untuk promosi di sosial media. Ini adalah agar kamu memiliki dasar pertimbangan nama usaha yang kuat dan siap sebagai identitas di platform digital dengan dasar psikologi pengetikan pencarian pelanggan (dari SEO)
Nama usaha bisa menjadi aspek branding secara verbal pertama yang akan dikomunikasikan ke pelanggan serta yang pertama kali diinterpretasi pelanggan. Dengan memahami nama usaha, pelanggan diharapkan sudah mengerti mengenai banyak hal mengenai usaha dimsum kita. Dengan first impression yang baik hanya dari nama usaha, komunikasi dalam bentuk lain ke pelanggan akan bisa lebih mudah diterima dan diingat.
3. Tentukan Logo dan Warna Brand Yang Menarik Dan Sesuai Dengan Identitas Brand
Aspek desain berupa logo dan warna brand adalah tidak kalah krusial. Unsur desain ini adalah bisa menjadi penguat identitas brand usaha dimsum kamu di benak pelanggan, yang juga sudah tercerminkan dari nama usaha kamu. Beberapa hal yang harus diperhatikan adalah:
- Pertimbangkan untuk menyiapkan dua jenis desain logo: Logo Grafis dan/atau Logo Typografi
- Tentukan warna utama identitas usaha kamu yang akan dipakai sebagai dasar warna pembuatan logo-logo ini.
- Kedua jenis logo ini harus bisa mencerminkan identitas dari usaha kamu.
- Kamu bisa memakai salah satu atau keduanya dari logo grafis dan/atau logo typografi sebagai logo utamai. Setidaknya, kamu sudah memiliki 2 aset logo yang sudah dibuat dengan matang
4. Buat Slogan Yang Menarik
Aspek komunikasi berikutnya adalah mengenai penggunaan slogan. Slogan bisa menjadi penguat komunikasi identitas atau sebagai penjelas lebih dari identitas usaha kamu. Kamu bisa mempertimbangkan beberapa hal terkait slogan diantaranya:
- Membuat slogan dengan dasar “menarik perhatian”. Ini bisa dalam bentuk slogan pantun atau slogan berima
- Membuat slogan dengan dasar “menjelaskan lebih”. Menjelaskan lebih ini bisa berupa kelebihan usaha kamu. Ini bisa terkait harga, pilihan produk, terkait wilayah atau lokal, desain tempat makan, dll
- Membuat versi lain dari slogan yang dibuat SEO Friendly. Dalam slogan versi lain ini, kamu masih bisa tetap memasukkan unsur “menarik perhatian” dan/atau “menjelaskan lebih”.
5. Buat Packaging Yang Mengikuti Identitas Brand
Kamu bisa mendesain packaging kamu menjadi menarik yang sesuai dengan arah desain logo dan warna yang sesuai dengan identitas branding usaha kamu. Ini memang usaha yang membutuhkan modal lebih, karena mendesain packaging perlu mengeluarkan biaya yang dimana besar kecilnya juga tergantung dari desain packaging. Beberapa hal yang bisa kamu pertimbangkan antara lain:
- Mendesain keseluruhan packaging mengkuti desain logo, warna branding, serta slogan usaha kamu. Kamu mungkin akan mengeluarkan biaya yang cukup mahal untuk cara ini
- Kamu juga bisa mencetak logo dalam bentuk stiker dan letakkan di badan packaging kamu. Ini adalah cara yang kami sarankan bila kamu ingin menekan biaya packaging.
Mendesain packaging adalah sebuah usaha branding untuk “melanjutkan” komunikasi branding usaha kamu diluar jangkauan tempat toko kamu. Pelanggan akan membaca dan mengapresiasi packaging kamu hingga di rumah pelanggan masing-masing.
6. Buat Usaha Kamu “Berperilaku” Sesuai Identitas Brand
Kamu mungkin bertanya, bagaimana cara sebuah usaha atau bisnis “berperilaku”. Bayangkan saja usaha kamu adalah seseorang manusia selayaknya konsumen kamu, pada waktu kapan saja usaha kamu berinteraksi dengan konsumen?
Benar sekali, ada beberapa saat dimana secara fisik usaha bisnis kamu “berinteraksi” dengan konsumen. Misalkan saat memesan, melihat menu, melakukan pembayaran, menggunakan fasilitas umum (bagi yang mempunyai resto), chat digital, dan bahkan saat memegang packaging yang konsumen bawa pulang. Kamu bisa memanfaatkan semua waktu ini untuk berinteraksi dengan pelanggan dengan baik dan sesuai dengan identitas brand.
Beberpaa hal yang bisa kamu lakukan adalah:
- Mendesain dan menaruh jargon di menu dan di halaman pemesanan serta halaman metode pembayaran (bila ada) .
- Mendesain pamflet informatif dengan gaya komunikasi dan pesan sesuai dengan identitas brand di beberapa fasilitas umum restoran seperti di toilet, di tempat antri, di meja makan, di meja pembayaran, tempat ibadah, hingga di parkiran kendaraan
- Kondisikan admin chat digital usaha kamu untuk memiliki pesan template yang sudah dirancang untuk sesuai dengan identitas brand. Selain itu, kamu bisa melatih admin chat untuk berkomunikasi dengan cara yang sesuai dengan identitas brand.
- Sertakan juga komunikasi pada packaging take away agar konsumen masih membahas mengenai usaha kamu bahkan saat sudah berada jauh dari tempat usaha kamu.
7. Bangun Kehadiran Digital Melalui Pemanfaatan Platform Digital Yang Baik
Di era digital seperti saat ini, kehadiran digital sudah menjadi “wajah kedua” bagi sebuah usaha. Usaha dimsum kamu bisa memanfaatkan ini juga. Ada beberapa hal yang perlu kamu siapkan yaitu:
- Siapkan desain grafis konten yang sesuai dengan arah desain logo dan warna branding kamu. Desain grafis ini harus konsisten untuk konten media sosial dalam bentuk feed grafis, konten video, story grafis, dan highlight.
- Membuat konten media sosial secara rutin dan konsisten. Kamu bisa mencoba mengikuti tren konten media sosial yang ada.
- Memelihara profil Google Maps dengan baik. Penuhi semua identitas dan berikan foto usaha yang menarik.
- Membuat Website profesional dengan desain yang juga sesuai. Website bisa dijadikan “etalase toko” di Google. Kamu tentu saja perlu melakukan On-page SEO yang baik agar website usaha kamu muncul di search result Google.
- Website bisa dibuat sebagai tempat memesan, melakukan transaksi, melihat menu, hingga reservasi secara online untuk memudahkan pelanggan
- Pengembangan blog marketing yang baik agar website kamu muncul di berbagai macam keyword
8. Membuat Promo Testimoni dan User Generated Content (UGC)
Kamu bisa mengadakan promo testimoni dengan memberikan tawaran diskon atau promo khusus langsung kepada pelanggan dengan syarat melakukan review usaha di Google Maps atau di website. atau
Selain itu, kamu juga bisa memberikan promo dan diskon khusus langsung bagi pelanggan yang membuat konten review usaha kamu di Instagram.
9. Hadiri Event dan Pameran Kuliner
Kamu bisa mengikuti bazar makanan, festival kuliner, atau pameran dagang dapat meningkatkan visibilitas brand kamu. Selain menjangkau pelanggan baru, kamu juga bisa bertemu calon mitra bisnis potensial.
Ingin memiliki usaha dimsum yang mudah memiliki stok produk dimsum berkualitas serta mendapatkan bimbingan usaha? Maka, Supplier Dimsum Indonesia bisa menjadi solusi kamu.
Supplier Dimsum Indonesia memberikan kesempatan untuk kamu yang ingin memiliki usaha dimsum dengan mendaftar menjadi reseller atau agen dimsum Supplier Dimsum Indonesia. Beberapa penawaran menarik seperti pendampingan edukasi usaha, HET tertinggi, area penjualan eksklusif, hingga aktivasi platform digital serta media promo bisa kamu dapatkan bila bermitra dengan Supplier Dimsum Indonesia. Kamu bisa cek penawaran lengkapnya di bawah ini.
Jadi, tunggu apa lagi? Wujudkan mimpimu memiliki usaha dimsum dengan mendaftar sebagai reseller dimsum atau agen dimsum hanya bersama Supplier Dimsum Indonesia!
Kesimpulan
Beberapa tips strategi branding bisnis dimsum dari kami adalah tentukan identitas brand unik, sesuaikan logo dan desain konten dengan identitas brand, buat slogan yang menarik, menentukan nama usaha yang sesuai dengan identitas brand, membuat usaha kamu berperilaku sesuai identitas brand, membuat promo testimoni atau UGC, menghadiri event dan pameran kuliner, buat packaging yang menarik, dan bangun kehadiran digital melalui pemanfaatan platform digital. Tips-tips ini bisa kamu lakukan untuk menguatkan branding bisnis dimsum dan membuat bisnis dimsum kamu lebih sukses.